penisku keluar masuk Pantat naik turun dengan liar

Pada suatu sore, Rita meneleponku minta diantarkan untuk mengukur gaun pengantinnya di sebuah rumah mode langganannya di kawasan Slipi. Kebetulan aku sedang agak rindu pada dia. Kujemput dia di sebuah toko di Blok M selanjutnya kami meluncur ke arah Semanggi untuk menuju ke Slipi. Di mobil dia agak diam, tidak seperti biasanya.

"Rit, kok tumben nggak bersuara?", kataku memecah hening.

Dia menatap mukaku perlahan, tetap tanpa senyum. Air matanya terlihat samar di pelupuk matanya.

"Mah, kenapa sayang? Kok kelihatannya bersedih", kataku sekali lagi.

Dia tetap menunduk dan air matanya mulai meluncur menetes di tanganku yang sedang mengelus mukanya.

"Bertambah dekat hari pernikahanku, aku bertambah sedih Pah", ujarnya. "Mamah membayangkan malam pengantin yang sama sekali tidak Mamah harapkan terjadi dengan lelaki lain. Sayang sekali kamu sudah milik orang lain. Kenapa kita baru dipertemukan sekarang?", Rita berceloteh setengah bergumam.

Aku merasa iba, sekaligus juga mengasihani diriku yang tidak mampu berbuat banyak untuk membahagiakannya. Kugenggam tangannya erat-erat seolah tak ingin terlepaskan. Tanpa terasa, mobilku sudah memasuki pekarangan rumah mode yang ditunjukan Rita. Hampir setengah jam aku menunggu di mobil sambil tiduran, mesin dan pendingin mobilku sengaja tak kumatikan. Laser disk dengan lagu "Love will lead you back" mengalun sayup menambah suasana sendu yang menyelimuti perasaanku. Aku dikejutkan Rita yang masuk mobil dan membanting pintunya. Setelah berada di jalan raya kutanya dia mau ke mana lagi dan dia menjawab terserahku. Kuarahkan mobilku kembali ke jembatan Semanggi dan belok kiri ke jalan Jenderal Sudirman dan masuk ke Hotel Sahid. Sementara aku mengurus check-in di Reception Desk, Rita menungguku di lobby hotel. Kemudian kami naik lift menuju kamar hotel di lantai dua.

"Pah, Mamah serahkan segalanya untukmu, Mamah khawatir sebentar lagi Mamah dipingit, nggak boleh keluar sendirian lagi, maklum tradisi kuno kejawen masih ketat."

Tanpa malu-malu lagi karena kami memang sudah seperti suami isteri, dia membuka satu-persatu pakaian yang melekat di badannya sehingga kemontokan tubuhnya yang tak bisa kulupakan terlihat jelas di hadapanku. Tanpa malu-malu pula dia mulai memelorotkan celana panjang sampai celana dalamku, sehingga batang penisku yang masih tiduran terbangun. Tanpa menungguku membuka baju dan kaus singlet, Rita sudah membenamkan batang penisku ke mulutnya dan melumatnya dalam-dalam. Aku mulai merasakan kenikmatan yang luar biasa dan batang penisku mulai mengembang besar dan keras seperti besi.

"Ogghh... Maahh... isep terus yang… oooghh… aduuuuhh... gelli", aku mulai melenguh nikmat dan Rita semakin cepat mengulum penisku dengan memaju-mundurkan mulutnya, penisku semakin terasa menegang dan aliran darah terasa panas di batang penisku dan Rita semakin semangat melumat habis batang penisku.

"Oggghh… Paahh, enaakkk asiiin.. Paahh."

Wah, batang penisku makin terasa senut-senut dan tegang sekali rasanya cairan spermaku sudah berkumpul di ujung kepala penisku yang semakin merah mengkilat dikulum habis Rita. Aku minta Rita menghentikan hisapannya dulu, kalau tidak rasanya spermaku sudah mau muncrat di mulutnya.

"Ooogghh… Maahh, sudah dulu doong, Papaahh moo... keluaar!"

Rita menuruti eranganku dan beranjak rebah dan telentang di tempat tidur. Aku mengambil nafas dalam-dalam untuk menahan muncratnya spermaku. Aku ikut naik ke tempat tidur dan kutenggelamkan mukaku ke tengah selangkangannya yang mulus putih tiada cela tepat di depan kemaluannya yang merekah merah. Kujulurkan lidahku untuk kemudian dengan meliuk-liuk memainkan kelentitnya, turun ke bawah menjilat sekilas lubang pantatnya. Rita melenguh kegelian dan mulai menaik-turunkan pantatnya yang putih dan gempal.

Kutarik ke atas lidahku dan kujilat langit-langit vaginanya yang mulai basah dan terasa manis dan asin. Kutegangkan lidahku agar terasa seperti penis, terus kutekan lebih dalam menyapu langit-langit vagina Rita. Rita semakin memundur-majukan pinggulnya sehingga lidahku menembus lubang vaginanya semakin dalam. Aku sebenarnya ingat bahwa hasil operasi selaput daranya tempo hari di Singapore bisa jebol lagi, tapi aku tak peduli kalau kenikmatan bersenggama dengan Rita telah memuncak ke ubun-ubunku.

"Paahh... ooghh... wooowww... ooghh.. paahh, terus paahh... enaakkk... paahh lidahnya kayaak kontoooll... "

Goyangan pinggul Rita semakin menggila, aku pun tambah semangat membabi buta memainkan lidah dan mulutku melumat habis vagina dan klitorisnya sampai cairan Rita semakin banyak mengalir. Kuhisap dan kutelan habis cairan vagina Rita yang asin manis itu sehingga lubang vaginanya selalu bersih kemerahan. Rita terus menyodok-nyodokkan vaginanya ke mukaku sehingga lidahku terbenam semakin dalam di lubang vaginanya, sampai mulai terasa pegal rasanya lidahku terus kutegangkan seperti penis.

"Paahh... sudah naik sayaang, Mamah sudah nggak tahan, masukkan penisnya sayang.", Rita menarik tanganku ke atas supaya aku segera menaikkan badanku di atas badannya.

Penisku memang sudah terasa panas dan tegang sekali. Rita tak sabar memegang penisku dan menuntunnya ke lubang vaginanya yang sudah basah karena lendir kemaluan bercampur ludahku. Maka bleeess…

"Ogghh... Paahh... tekan terus sayaang, Mamah udaahh rinduu... oogghh emmgghh... Paah... terus goyaang sayaang.... ooghh..".

Pantat Rita mulai bergerak naik turun dengan liar dan penisku sebentar masuk sebentar keluar dari lubang vaginanya yang menyedot-nyedot lagi. Kunaikkan kaki kanannya dan dengan posisi setengah miring dan posisiku setengan duduk aku sodok vagina Rita dari belakang. Aku semakin bernafsu kalau melihat pantat dan pinggul Rita yang putih. Penisku semakin ganas dan tegang menyodok mantap vaginanya dari belakang.

Rita membalikkan tubuhnya sehingga menungging membelakangiku dan penisku tak kucabut dari vaginanya.

"Paahh.. teruuss dooong, Mamaah nikmaatt... ogghh... teruuusss... sodoook sayaang... ogghh... Paahh.... aaoggghh... uuuggghh..."

Pantatnya semakin menggila mundur maju dan aku pun semakin menggila menyodokkan penisku sampai rasanya mau patah. Memang setiap senggama sama Rita rasanya habis-habisan. Kutumpahkan semua kemampuan dan keperkasaanku untuk membahagiakan Ritaku. Dia pun demikian, tidak ada yang tersisakan kalau kami bersenggama. Harus habis-habisan supaya puas. Keringat kami membanjiri sprei hotel seperti habis mandi.

"Mmaahh... oooghh… teruuusss goyaang... oooggghh.. Maahh... Papaahh mooo keluaarr... gila Maahh... vaginanyaa.. . oooghh... nikmaat... sekalii...". Aku mulai ribut dan Rita melenguh semakin panjang.

Mungkin tamu kamar sebelah mendengar lengkingan dan lenguhan kami. Masa bodoh!

"Pahh... emmghh... oogghh... Paapaahh... adduuuhh.. Paahh... adduuhh... Mamaahh... mmooo kelluuaarr.. . emmggg... addduhh... Paahh aduuhh... Paahh... adduuhh"

Kugenjot terus penisku keluar masuk, vagina Rita yang semakin banjir dengan cairan vaginanya, terus kugenjot penisku sampai pegel aku tak peduli. Keringat kami terus membanjiri sprei.

Kuminta Rita telentang kembali karena dengkulku mulai lemas. Dia tersenyum sambil tetap memejamkan matanya. Oh, cantiknya bidadariku, rasanya ingin kukeluarkan seluruh isi penisku untuknya. Rita baru sadar bahwa hasil operasi selaput daranya mungkin jebol lagi. Rita bilang masa bodoh, yang penting semuanya telah diberikan buat Papah. Biar saja suaminya curiga atau marah atau bahkan kalau mau cerai sekalipun kalau tahu dia nggak perawan lagi. Kali ini kami nggak menunggu waktu ketika Rita sedang tidak subur, karena Rita ingin mengandung anakku dan orang tidak akan curiga karena Rita akan punya suami. Memang kasihan nasib suami Rita nanti, tapi bukan salah kami karena dia merebut cinta kami, ya kan ?

"Cepat pah masukan lagi ach... jangan mikirin orang lain!"

Tuh kan betapa dia nggak ambil peduli tentang hari pernikahannya dan calon suaminya, sebab bagi dia akulah suami sesungguhnya dalam hati sanubarinya. Bleess...

"Ooogghh... Paahh, enaak... Paahh... aaoogghh.. uuhhgg.. uuughh... genjot terus Paah"

Aku tekan penisku sekuat-kuatnya sampai tembus semuanya ke lubang paling dalam vaginanya sampai terasa mentok.

"Ooogghh... mmaahh... nikmaattt... istrikuu... sayaangg... oooggghh... aagghh... eemmgghh..."

Aku setengah berdiri lagi dengan tumpuan kedua dengkulku dan kurenggangkan kedua kaki Rita, kusodokkan terus penisku keluar masuk vaginanya, bleeesss... sreeett... blleeess... sreeet..., vaginanya menimbulkan suara yang semakin memancing gairah kami berdua. Rita memejamkan dan mengigit-gigit bibirnya dan mencakar-cakar punggung dan tanganku ketika mulai meregang.

"Ooooggghh.. . Paappaahh... emmggg... ooggghh... aduuuhh... Mamaah moo keeluuuuarr.. oooghh.. Paahh... teruuuss... saayyaang, keluuaarriiinn barreenng oogghh"

"Hayyyoo... Maahh... oogghh... hayoo... baarr... ooghh... reenng... Maahh... ooooghh", teriakanku tak kalah serunya.

Kami menggelepar, meregang, mengejang bersama-sama, serasa nafasku mau copot dan Rita melenguh panjang sambil merasakan cairan air maniku tertumpah ruah di lubang kemaluannya, terasa nikmat dan hangat katanya. Biasanya sehabis merasakan klimaks yang sangat dahsyat Rita selalu memukul dan mencubit sayang badanku, terus kelelahan mau tidur sehingga terbaring lunglai dengan keringat bercucuran. Aku selalu memeluk dan menciumi keningnya, hidungnya, mulutnya, rambutnya sampai ke pantatnya, biasanya dia menggelinjang dan marah-marah karena geli. Jika Rita sudah terpuaskan dan tertidur, aku rasanya lelaki yang sangat berbahagia di dunia ini.

17 TAHUN 1 >> 17 tahun Cerita Seru Dewasa Panas Seks: Pintu Kedua - 2 Pinggulnya bergerak naik turun mengikuti irama. Aku semakin bersemangat, gerakan tubuh ... Kedua kakinya melebar dan pantatnya diangkat sehingga bibir vagina menengadah menganga lebar membuat penisku leluasa bergerak keluar-masuk. ... memacu tubuh bergerak liar dan tangannya secara otomatis meraih pantaku, meremas, ...17tahun1.blogspot.com/2009/04/pintu-kedua-2.html - Hot Weekend Bersama Sandra - 2 - Printable Version 30 Jul 2009 ... Penis karetnya mulai keluar masuk dengan cepat, sambil bergerak memutar, ... Pantatnya terangkat naik turun dan pinggulnya bergoyang-goyang tak terkontrol. .... Tubuhnya yang sintal semakin liar bergoyang-goyang, ...www.kikil.org/forum/printthread.php?tid=11058 - Mami'ku 2 Facebook Hal ini membuatku semakin mempercepat gerakan penisku naik turun. ... kurasakan gerakan badan dan pantat Mami semakin liar dan semakin cepat, ... Mulai kuayunkan penisku keluar masuk liang senggama Mami dengan cepat, sehingga badan Mami ...mk-mk.facebook.com/topic.php?uid=100280365785... - +18 CERITA SEX 18+ Gerakkan naik turun pantat Mbak Dewi yang diselingi gerakkan meliuk-liuk, semakin lama ... kepalanya maju mundur membuat penis Azis keluar masuk dari mulutnya. ... Tubuhnya terhentak-hentak dan bergerak liar, diiringi teriakkan yang ...kenny88.xtgem.com/cerita/sex14/50a -Cerita Seks Dewasa Hot Ngentot Setelah berada di bawah, pantatnya naik-turun dengan hebatnya. ... karena kami bergerak dengan liar kesana-kemari secara diagonal. ... Pantatku akan bergoyang demikian hebat, penisku cepat sekali keluar-masuk vaginanya. ...ceritasekss.mofuse.mobi/.../links.php?... - Cerita Mesum Hingga seluruh batang penis Azis amblas tertelan lubang vaginanya. Azis mendesah-desah penuh nikmat saat Bu Yuli mulai menggerakkan pantatnya naik turun ...superdownload.wapzan.com/wallpaper/yuli.php - Malapetaka KKN – Terjebak rayuan – 3 Cerita Seks Online Mendengar hal itu Kirno makin liar menggenjot vagina Clara. ... Perlahan Clara mulai menggerakkan pantatnya naik turun membuat penis Pak Jamal yang membenam ... kompak memompa penisnya masing keluar masuk vagina dan lubang pantat Clara. ...www.ceritaseksonline.com/.../malapetaka-kkn-terjebak-rayuan-3/ -

Kugenjot penisku keluar masuk vagina abg nikmat

Sebulan sebelum menikah dia kuajak ke Singapore untuk operasi selaput dara, karena aku tidak ingin Rita-ku bermasalah dengan suaminya pada malam pengantinnya. Kami menginap di sebuah hotel di kawasan Orchard Road yang ramai dan penuh pertokoan selama tiga malam dan satu malam lainnya aku menungguinya di Rumah Sakit Elizabeth yang terkenal dan langsung ditangani oleh dr. Lie Tek Shih, spesialis operasi plastik, kenalan lama saya. Malam sebelum operasi selaput dara, kami menumpahkan seluruh kasih sayang semalam suntuk di hotel bintang empat itu, dan malam itu merupakan malam yang ke 24 (karena Rita rajin mencatat setiap pertemuan kami) kami memadu kasih dan terlarut dalam kebersamaan yang tiada tara sejak yang pertama di "Samudera Beach" Pelabuhan Ratu.

"Papah", Rita bersender manja di dadaku di kamar hotel itu.

"Apa sayang?", jawabku sambil mencium rambutnya yang harum.

"Mamah... Mamah nggak mau kawin dan meninggalkan Papah", rengeknya manja.

"Memangnya kenapa sayang?", jawabku sambil mengusap sayang payudaranya yang putih ranum.

"Mamah nggak cinta sama calon suami pilihan Bapak, lagipula Mamah nggak mau meninggalkan Papah sendirian di Jakarta.". Matanya terlihat mulai berkaca-kaca. "Mamah sangat sayaang sekali sama Papah, Mamah cinta sekali sama Papah, Mamah tak rela tubuh dan segala milik Mamah dijamah dan dimiliki orang lain selain Papah, achh... kenapa Tuhan mempertemukan kita baru sekarang? Setelah Papah punya isteri dan anak?", Rita terus bergumam sambil membelai dadaku dan sesekali mempermainkan puting susuku yang semakin keras.

"Mahh, sudahlah, itu sudah diatur dari sananya begitu, kalau dipikir, Papah pun nggak rela kamu dijamah laki-laki lain, Papah tak kuasa membayangkan bagaimana malam pengantinmu nanti, tapi semuanya sudah akan menjadi kenyataan yang tidak mungkin kita robah."

Aku menciumi seluruh mukanya dengan segenap kasih sayang, seakan kami tidak ingin terpisahkan, air mata kami berlinangan campur menjadi satu dalam kesenduan dan kemesraan yang tak pernah berakhir setiap kali kami memadu kasih.

"Papaahh, nikmatilah Ritamu sepuasmu Pahh, sebelum orang lain menjamah tubuhku."

Rita menarik tanganku ke buah dadanya dan merebahkan badannya ke kasur empuk sebuah double-bed. Aku beringsut mendekatinya, sambil kurebahkan badanku di samping tubuhnya yang putih mulus dan seksi itu. Kuusap-usap penuh mesra dan kasih sayang buah dadanya yang putih ranum dengan putingnya yang merona merah. Kujulurkan mulut dan lidahku ke puting buah dada kirinya yang menurutnya cepat membuat rangsangan birahinya timbul.

"Paahh..., gelliii... sayaang... oooggghh… Paahh, naikin Mamaahh... Paahh..." Matanya merem ayam dan dadanya semakin turun naik.

"Iyyaa, yaanng..."

Aku segera menindihi badannya, dan penisku mulai kembali tegang. Tiba-tiba Rita membalikkan badannya dan mendadak merenggangkan kedua kakiku. Tak sampai satu menit, Rita sudah mengulum penisku yang semakin mengeras dan mengkilat kepalanya sampai batangnya amblas semua ke dalam mulutnya.

"Oogghh… Paahh, sudah assiiinnn… Papah sudah ngiler nih, tapi nikmat kok, Mamah suka"

Aku semakin merem melek. "Ogghh… Mmaahh, geellii… sayaang, nikmaatt… ogghh."

Rita mengenyot biji pelirku dan menggigit-gigit sayang, hingga aku menggelinjang geli dan nikmat. Rita memang pintar, hebat, telaten dan cantik. Aku terkadang tak suka dan tak rela dia nanti ditiduri dan dijamah lelaki lain, walaupun itu suaminya. Aku terpikir untuk menggodanya.

"Mah, apa nanti suamimu juga dijilati begini?"

Rita berhenti melumat dan menjilat penis dan buah pelirku sejenak. Matanya mendelik dan mencubit pantatku keras sekali. "Jangan menyakiti hati Mamah ya Pah, Mamah sumpah nggak akan seperti ini, seperti main sama Papah, meskipun nanti lelaki itu resmi jadi suamiku", Rita iseng mengusap-usap penisku penuh sayang sambil nyerocos lagi. "Percaya deh pah, Rita cuma cinta sama Papah, paling-paling kalau main nanti sama dia sekedar karena kewajiban, biar saja kayak gedebong pisang."

"Benar ya Mah, Papah nggak rela kalau kamu main sama dia dirasain, terus ikut goyang dan melenguh, Papah pasti merasakannya", kataku menimpali.

"Nggak bakal sayang, Mamah hanya manja dan menikmati semua kalau ngewe sama Papah, percaya deh sayang."

Rita kembali naik di atas badanku dan penisku terus diusap-usapnya dan sesekali dikocoknya persis di bagian kepalanya, sehingga langsung tegang dan berdiri perkasa menampakkan otot-ototnya. Rita mengangkat sedikit pantatnya ke atas dan menyelipkan penisku yang semakin perkasa ke lubang kemaluannya yang mulai basah dan licin. Penisku nggak begitu panjang memang, paling sekitar 15 sentimeter, tapi kerasnya seperti besi, dan Rita selalu menikmati klimaks dengan sangat bahagia bahkan bisa berkali-kali klimaks dalam setiap kali berhubungan denganku. Pantatnya mulai bekerja naik turun dan pantatku juga mengimbanginya dengan menekan-nekan ke atas, sehingga Rita semakin merem melek keasyikan.

"Ppaahh, aagggghh... terus teken sayaang... Mamaahh eennnaakk adduuhh Paahh.., oogghh… Mamaahh, cintaa.. yaangg..." Selalu saja Rita nyerocos mulutnya kalau lagi keasyikan vaginanya melumat penisku.

Vaginanya mulai lagi menyedot-nyedot penisku dengan "empot ayamnya" yang tak bisa kulupakan.

"Mmaahh.... ooogghh... aduuhh… Maahh, nikmaat… sayaang.. teruuuss Maahh, goyaanng."

Aku mulai merasakan kenikmatan yang luar biasa. Kuremas-remas buah dada dan putingnya, hingga dia kegelian dan semakin kencang menaik-turunkan pantatnya, sampai bunyi gesekan penis dan vaginanya semakin terdengar. Rita membalikkan badannya dan membelakangiku tapi dengan posisi tetap di atas tubuhku tanpa mengeluarkan penisku dari kemaluannya. Aku paling bernafsu kalau melihat pantat Rita yang putih mulus dan bahenol turun naik di depan mataku sambil vaginanya terus menghisap-hisap batang penisku sampai amblas semuanya ke dasar kemaluannya. Tiba-tiba…

"Pppaahh, oggghh… Papaahh, Mamahh maooo keluaarr.... ooghh... Papaahh... aa.. aa... aagghh.. aaggghh.. Mamaahh duluaannn Pahh...."

Rita terkulai lemas sambil menyubit keras pantatku dan berbalik kembali menindih tubuhku, sambil memegang penisku yang masih berdiri tegak dan belepotan lendirnya.

"Bandel nih... ayo cepeten masukin lagi, Mamah yang di bawah!" perintahnya manja sambil menciumi wajahku.

Kedua tubuh kami mandi keringat, rasanya puas sekali setiap bersetubuh dengan Ritaku sayang. Aku tersenyum puas, aku memang nggak egois, biar Ritaku dulu yang terkulai lemas menikmati klimaksnya, aku bisa menyusul kemudian dan Rita selalu melayaniku dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Kubalikkan tubuhnya, kujilati dan kulumat lendir-lendir di vaginanya, kujilat, kugigit sayang klitoris dan vaginanya, dia menggelinjang kegelian. Kutelan semua lendir Ritaku, sementara itu penisku masih berdiri tegak.

"Cepat masukin penisnya sayang, Mamah mau bobo nih.. lemas, ngantuk", kicaunya.

Setelah kubersihkan vaginanya dengan handuk kecil, kumasukkan lagi penisku, aduh ternyata lubang vaginanya menyempit kering lagi, menambah nikmat terasa di penisku.

"Mmaahh, eennaak... Maahh, oogghh… sempit lagi Maahh..." sambil terus kutekan ke atas dan ke bawah penisku.

Aku sedikit mengangkat badanku tanpa mencabut penisku yang terbenam penuh di vagina Rita, kemudian kaki kanan Rita kuangkat ke atas dan aku duduk setengah badan dengan tumpuan kedua dengkulku. Rita memiringkan sedikit badannya dengan posisi kaki kanannya kuangkat ke atas. Dengan posisi demikian, kusodok terus penisku ke luar dan ke dalam lubang vaginanya yang merah basah. Rita mulai melenguh kembali dan aku semakin bernafsu menusukkan penisku sampai dasar vaginanya.

"Ooggghh… Maahh, ooogghh.. nikmat sekali sayang", lenguhku sambil memejamkan mataku merasakan kenikmatan vagina Rita yang menyut-menyut dan menyedot-nyedot.

"Paahh.. Mamah enaak lagi, ooogghh... Paahh", dia mulai melenguh lagi keenakan.

Aku semakin bersemangat menusukkan penisku yang semakin tegang dan rasanya air maniku sudah naik ke ujung penisku untuk kusemburkan di dalam kemaluan Rita yang hangat membara. Kubalikkan tubuhnya supaya tengkurap dan dengan bertumpu pada kedua dengkulnya aku mau bersenggama dengan doggy style, supaya penisku bisa kutusukkan ke vaginanya dari belakang sambil melihat pinggul dan pantatnya yang putih dan indah. Dalam posisi senggama menungging begitu, aku dan Rita merasakan kenikmatan yang sangat sempurna dan dahsyat. Apalagi aku merasakan lubang vaginanya semakin sempit menjepit batang penisku dan sedotannya semakin menjadi-jadi.

"Paahh... teruuuss genjoott.. Paahh...", Rita mulai mengerang lagi keenakan dan pantatnya semakin mundur maju sehingga lubang vaginanya terlihat jelas melahap semua batang penisku.

Blleesss… shhoottt... bleesss... srooottt… sreett crreeckkk... gesekan penisku dan vaginanya semakin asyik terdengar bercampur lenguhan yang semakin nyaring dari dua anak manusia yang saling dilanda cinta.

"Maahh, ooggghh... adduuuhh… Yaangg... emghh… Papah enaakk… ooghh!" aku tergoncang-goncang dan dengkulku semakin lemas menahan kenikmatan dan nafsuku yang semakin menggelegak.

Sementara itu keringatku semakin bercucuran membasahi kasur meskipun AC cukup dingin di kamar hotel itu.

"Paahh, ooogghh… teruuusss tusuuk Paahh...", Rita merintih-rintih keasyikan, kelihatannya akan klimaks lagi.

Rupanya Rita nggak mau tahu kalau posisi persetubuhan saat itu akan berakhir 2-1 untuk kemenanganku, dan entah akan menghasilkan skor berapa sampai pagi hari nanti, soalnya mumpung ketemu sebelum dia dikawinkan. Rita memintaku untuk telentang lagi dan sementara dia berada jongkok di depanku, sehingga vaginanya yang merah basah sampai ke bulu-bulunya terlihat jelas di depan mataku. Aku memberi kode agar Rita mendekatkan vaginanya ke mukaku. Sesaat kemudian vaginanya sudah ditindihkan di mulutku dan kulumat habis cairan asin bercampur manis yang ada di selangkangan dan mulut vagina dan bulunya. Kujilati habis dan kutelan dalam-dalam. Rita melenguh keasyikan sambil menggoyangkan pinggulnya ke atas ke bawah dan membenamkan vaginanya ke mukaku.

"Paahh, ooghh… Paahh, nikmaatt… yaangg... teruusss… aduuuhh... ooggghh… eemmhh… gilaa... emmhh", mulai ramai lagi dia dengan lenguhannya yang semakin menambah semangatku untuk terus melumat, menjilat, menggigit-gigit kecil kemaluan dan klitorisnya, lidahku terus menggapai-gapai ke dalam kemaluannya dan sesekali menjilat lubang pantatnya, sehingga dia menggeliat dan melenguh keenakan. Lenguhan Rita kalau sedang senggama itu tak bisa kulupakan sampai saat ini.

Ritaku adalah isteriku yang sesungguhnya, meskipun secara resmi tidak dapat dilakukan karena keadaan kami masing-masing. Terkadang kami bingung apakah cinta kasih kami akan terus tanpa akhir sampai takdir memisahkan kami berdua? Rita kembali kuminta telentang, karena sudah kebiasaanku kalau aku klimaks harus melihat wajahnya dan mendengar lenguhannya di depan mataku, dan rasanya semua perasaan cintaku dan spermaku tumpah ruah di dalam vaginanya kalau aku ejakulasi sambil berada di atas tubuhnya yang mulus montok, terkadang sambil meremah buah dadanya yang putih padat.

Kumasukkan lagi segera penisku yang sekeras besi dan berwarna coklat mengkilap itu ke lubang vaginanya. Blleeeessss. aku sudah tak tahan lagi menahan gumpalan spermaku di ujung penisku. Kugenjot penisku keluar masuk vaginanya sampai ke ujung batang penisku, sehingga rambut kemaluan kami terasa bergesekan membuat semakin geli dan nikmat rasanya. Kuangkat kaki kanan Rita ke atas, sehingga aku semakin mudah dan bernafsu memajumundurkan pinggulku dan penisku, Rita meringis dan melenguh keenakan.

"Paahh... teruuss Paahh... oogghh… penis Papah eaakk... ooggghh… eeemmhh... emmhh... aduuuhh."

Keringat kami semakin bercucuran membasahi sprei, masa bodoh sudah bayar mahal ini. Aku semakin bernafsu menyodok dan menarik batang penisku dari vagina Rita yang semakin licin tapi tetap sempit seperti perawan.

"Oooggghh... Maahh... ooggghh... Maahh... ikut goyang dong Sayaang... oooghh... Papaahh maauu keluuuaarr...", aku semakin gila saja dibuatnya, keringat semakin bercucuran, nikmat dan nikmat sekali setiap bersetubuh dengan Ritaku sayang.

Air maniku rasanya tinggal menunggu komando saja untuk disemprotkan habis-habisan ke lubang vagina Rita.

"Paahh, aduuuhh… bareng yuuu.. Paahh... Mamah mmoo keluaarr lagi", Rita minta aku menindihnya dan menciumnya.

Segera kutimpa dia dari atas sambil melumat mulut, bibir dan lidahnya.

"Ooogghh... yuu... baraeeng.. Paahh... aiiaaogghh.. . aduhh.. yuu… Maahh.. Paahh..."

Badan kami saling meregang, berpelukan erat seakan tak mau lepas lagi. Air maniku kusemprotkan dalam-dalam ke lubang vagina Rita, rasanya nggak ada lagi tersisa. Kami terkulai lemas dalam pelukan hangat dan puas sekali. Sesekali penisku kutusukan ke dalam vaginanya, Rita menggelinjang geli dan melenguh.

"Paahh... udaahh... Mamahh geli...", matanya terpejam puas.

Kuciumi dia, kubersihkan lagi vaginanya dengan jilatan lidah dan mulutku, ketimbang pakai handuk. Vaginanya tetap harum, manis dan wangi laksana melati.

Cerita panas terbaru: nikmatnya empot kemaluan sekertarisku Kugenjot terus penisku keluar masuk lubang kemaluannya sambil kuremas-remas pinggulnya yang mulus dan ... Dan bbbleess… oh nikmat sekali rasanya vagina perawanku tercinta ini. ... Bokep Abg smu ngentot nungging dengan tukang kebun. ...ceritapanasterbaru.blogspot.com/.../nikmatnya-empot-kemaluan-sekertarisku.html -Kugenjot Kugenjot terus kemaluanku, dan aku merasakan nikmatnya jepitan vagina Nia yang sangat sempit itu. Penisku kurasakan ... Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani ABG tetangga. ...leenbeurs.com/Kugenjot - gadis bandung bugil « CERITA SENSUAL
Tags: abg bandung, cerita gadis, cerita hot, cerita jorok, cerita porno, ... keras menegang siap melumat lubang nikmat itu, Kak Rina menunggu dengan tak sabar. ... Kutekan dan kugenjot terus penisku keras-keras ke dalam memeknya. .... Aku tak peduli dengan ocehannya.., kugerakkan penisku keluar masuk memeknya, ...ceritasensual.wordpress.com/category/gadis-bandung-bugil/ - \ABG tetangga - Artis Bugil
Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke vagina. .... Kali ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani ABG tetangga. TAMAT http://siezhien.wen.ru.artisxxx.xtgem.com/IlIIllIlIl/cerita6/19.txt -\ABG Tetangga - CERITA SEX 18+
Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke vagina. Masalahnya, rumah sedang kosong melompong. .... Kali ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani ABG tetangga. ...kenny88.hexat.com/cerita5/10 17 tahun communityさん「ABG Tetangga」 Facebook
Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke vagina. Masalahnya, rumah sedang kosong .... Kali ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani ABG tetangga. 約4ヶ月前に更新 ...ja-jp.facebook.com/note.php?note_id=81219933647 Memerawani Abg Tetangga - Forumkami
... penisku tak mau diajak kompromi. Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke vagina. ... Kali ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya.Betapa nikmatnya memerawani ABG tetangga. bokep is offline ...www.forumkami.com/.../3579-memerawani-abg-tetangga.html

Nikmatnya ngentot empot ayam memek sekertaris ku

minggu pertama hari-hari di kantor begitu indah dan rasanya sangat cepat berjalan. Namanya Indah Rita Purwati, oh... rasanya kerjaku semakin bersemangat. Setiap kali dia datang ke kamar kerjaku membawa surat atau minumanku, aku mulai menancapkan busur-busur asmaraku dari mulai menggenggam tangannya, mencium hidung dan keningnya tetapi masih cukup sopan, jangan sampai dia kaget atau marah. Tapi aku yakin, dia pun ingin diperlakukan demikian karena ternyata dia tak menolak bahkan kerjanya semakin rajin dan cekatan bahkan tak pernah bolos (termasuk ketika datang matahari, eh.. datang bulan). Kupikir tak apa, malah aku senang, toh aku belum mau pakai, yang penting bisa mencium bibirnya, hidungnya, keningnya dan dari hari ke hari kami semakin tenggelam dalam asmara. Ketika itu, tahun 2002, dia sudah punya pacar bahkan pacarnya terus memintanya untuk segera menikah. Herannya, menurut pengakuannya, dia semakin benci dan tidak berniat kawin dengan pacarnya itu. Weleh-weleh- weleh, rupanya jerat cintaku telah merasuki jiwanya.

Sampai suatu hari (3 bulan kemudian), aku memberanikan diri untuk mengajaknya pergi ke luar kota di hari Minggu, karena tidak mungkin kami mencurahkan cinta kasih kami di kantor. Dia setuju dan berjanji untuk menungguku di sebuah pasar swalayan tak jauh dari rumahnya. Maka ketika mobil kami meluncur di tol Jagorawi menuju Bogor dan kemudian ke Pelabuhan Ratu Sukabumi, hati kami semakin berbunga-bunga sebab kami akan dapat mencurahkan segalanya tanpa takut diketahui orang atau pegawai lain di kantor maklum kedudukanku sebagai kepala cabang bank swasta terkemuka di samping sudah beristeri dan beranak dua.

"Rit....", kataku pelan ketika mobilku keluar pintu tol.

"Ada apa Pak?", Rita menjawab manis sambil melirikku.

"Sekarang jangan panggil bapak, panggil saja Papah, biar nanti orang mengira kita ini suami-isteri."

Dia mencubit pahaku sambil tersenyum manja, dan tangannya kutahan untuk tetap memegang pahaku, dia mendelik manja tapi juga setuju.

"Pah... kamu nakal deh", sambil mencubit sekali lagi pahaku.

Wah, rasanya aku seperti terbang ke langit mendengar Rita mengatakan "Papah" seperti yang kuminta. Sebaliknya, aku pun mulai saat itu memanggil Rita dengan sebutan "Mamah" dan kami saling memagut cinta sepanjang perjalanan ke Pelabuhan Ratu itu, laksana sepasang sejoli yang sedang mabuk cinta atau pengantin baru yang akan ber-"honey-moon" , sehingga tak terasa mobilku sudah memasuki halaman Hotel Samudera Beach. Pelabuan Ratu yang berada di tepi Samudra Hindia dengan ombaknya yang terkenal garang. Laksana suami isteri, aku dan Rita masuk dan menuju "reception desk" untuk check-in minta satu kamar yang menghadap ke laut lepas. Petugas resepsi dengan ramah dan tanpa rewel (mungkin karena aku ber-Mamah-Papah dan terlihat sebagai suami isteri yang sangat serasi, sama ganteng dan cantiknya) segera memberikan kunci kamar, sambil minta seorang room-boy mengantar kami ke ruangan hotel di lantai tiga kalau aku tak salah. Segera kututup pintu kamar, di-lock sekaligus dan pesan supaya kami tidak diganggu karena mau beristirahat. Aku dan Rita duduk berhadapan di pinggir tempat tidur sambil tersenyum mesra penuh kemenangan. Akhirnya, angan-angan yang selalu kuimpikan untuk berdua-duaan dengan Rita ternyata terlaksana juga. Kukecup hidungnya, keningnya, telinganya, Rita menggelinjang geli. Kusodorkan mulutku untuk meraih mulutnya, dia terpejam manja dan ketika bibir kami bersentuhan dan kuulurkan lidahku ke bibirnya, ternyata dia langsung menyedot dan melumat lidahku dalam-dalam.

"Ooohhgghh, Paahh", Rita mulai terangsang dan merebahkan badannya

Aku segera saja menggumulinya dan menaiki badannya. Rita melenguh dan terpejam, kemaluanku bergesekan dengan selangkangannya dan bau harum parfumnya semakin merangsang nafsuku.

"Paahh, kita buka pakaiannya dulu, nanti lecek."

Oh, harum sekali mulutnya, kulumat habis wajahnya, kupingnya, jidatnya dan mulutnya.

"Paahh, bandel nih, kita buka dulu bajunya!"

Aku masih terengah-engah menahan nafsuku yang membara, kemaluanku semakin menegang menggesek selangkangannya.

"OK Mahh... yuuk dibuka dulu."

Karena sudah sama-sama ngebet, kami saling membukakan pakaian dan setelah T-Shirt-nya kulepas, terlihat sepasang gunung menyembul putih, dan mulus sekali. Kami berpandangan setelah tak selembar benang pun menempel. Kudekap Rita yang mulus, putih, harum itu, kujilati semuanya sambil berdiri, sementara kemaluanku sudah tegang memerah, apalagi ketika Rita mulai meraba dan meremas batang kemaluanku. Kutelentangkan dia di tempat tidur. Oh... betapa mulusnya badan Rita, sempurna sekali seperti bidadari. Pinggulnya yang montok, buah dadanya yang putih kencang dengan puting merona merah dan kemaluannya yang dijalari rambut kemaluan yang tidak terlalu lebat jelas menampakkan bentuknya yang sempurna tanpa cacat, dan kelentit yang merah terlihat rapi dan belum menonjol keluar karena memang Rita masih perawan. Kujilati dari ujung kaki sampai ujung jidatnya yang mulus, naik ke atas, berhenti lama di bawah kemaluannya. Kumainkan lidahku di antara selangkangannya, Rita melenguh, terus kukulum-kulum kemaluannya, klitorisnya yang merah dan beraroma harum, tambah lama tambah merambah ke dalam lubang kemaluannya yang merah.

"Ogghh… Paahh, geliii… terusss Pahh… ogghh… tapi jangan terlalu dalam Pahh... saakiiit…"

"Yaa sayanggg", sambil terus lidah dan mulutku mengulum kemaluan dan kelentitnya yang mulai terasa agak asin karena cairan kemaluan Rita mulai keluar.

"Ogghh… Paah, adduuhh… Paahh, gelii… Pahh, Mamah kayaak maauu... ogghh."

Aku terus menjilati seluruh kemaluannya dengan membabi buta, kuhirup seluruh cairannya yang wangi itu, sekali-kali lubang pantatnya kujilati dan Rita menggelinjang dan merintih setiap kali kujilat pantatnya.

Penisku semakin tegang dan keras, urat-uratnya terlihat jelas menegang, aku tahan terus supaya tidak ejakulasi duluan. Aku ingin memuaskan Ritaku yang tentunya baru merasakan kenikmatan surga dunia ini bersama lelaki yang dicintainya.

"Paahh, eemmggghh… teruss... Paahh, geellii... oooggghh... Pappaahh jaahhaatt!"

Aku masih saja terus melumat, memamah, menggigit-gigit kecil lubang kemaluan dan klitorisnya yang merah dan beraroma wangi, dan pantat Rita semakin cepat naik turun sepertinya mau agar lidahku semakin masuk ke lubang kemaluannya.

"Paahh, naik Paahh… udaahh donnkk… Mamahh nggak tahaan", sambil menarik tanganku.

Matanya terpejam ayam, buah dadanya yang putih, mulus dan mengkel terlihat naik turun. Aku menaiki badannya dan penisku yang sudah seperti besi terasa menggesek bulu kemaluannya dan menempel hangat di sela-sela kemaluannya yang semakin basah oleh ludahku dan cairan vaginanya. Kuremas dan kuhisap buah dadanya, kukulum puting susunya yang merah muda, terasa sedap dan manis. Rita menggelinjang dan semakin melenguh.

"Maahh, masukin yaa… penis Papah"

Dia mengangguk sambil tetap terpejam. Kubidikan penisku yang sudah keras itu ke lubang kemaluannya, dan kujajaki sedikit-sedikit lubangnya, maklum Rita masih perawan, aku tak ingin menyakitinya.

"Pppaahh… masukkaan cepatt... Mamah nggak tahan Paah aahh..."

Kutancapkan penisku lebih dalam, Rita merintih nikmat, pantatku naik turun untuk mencari lubang kemaluannya yang masih belum tertembus penis itu, Rita terus menggoyangkan pantatnya naik turun sambil terus merintih.

"Maahh, penis Papahh udahh masuukk… oogghh mahh, vaginanya lezat, menyedot-nyedottt. .. penis...", aku mulai merasakan kenikmatan yang luar biasa, karena disamping Rita masih perawan, vaginanya juga punya keistimewaan yang sering disebut "empot-empot ayam" itu.


Tambah lama penisku tambah melesak jauh ke dalam vagina Rita dan ada beberapa tetes darah sebagai tanda keperawanannya diberikan kepadaku, boss-nya, kekasih barunya. Oh, betapa bahagianya hati ini.

"Paahh, saakkiitt… Paahh, tapi enaak… oooggghh.. Paahh, terus goyang paahh... oooghh… cepeetiinn paahh..."

Aku semakin mempercepat goyangan pantatku naik turun dan penisku sudah bisa masuk semuanya ke lubang kemaluan Rita. Aku bangun dan duduk sambil kupeluk Rita untuk duduk berhadap-hadapan dengan tidak melepaskan penisku. Rita duduk di pangkuanku dengan kaki melonjor ke belakang pantatku. Penisku terus menancap di vaginanya dan Rita mulai menaik-turunkan pantatnya.

"Paahh, oggghh... pahh", sambil melumat bibirku dan menggigitnya.

"Mmaahh, oogghh… aememmhh... maahh, goyang terusss... Papah mau keluarrrr."

Rita semakin beraksi menaikturunkan pinggulnya yang bahenol dan putih bersih dan aku pun meladeninya dengan menaikturunkan pantat dan penisku semakin kencang juga.

"Pppaahh... Papahh harus tanggung jawab yaa, kalau Rita hamil", ucapnya di sela-sela nafasnya yang semakin ngos-ngosan. "Ritaa... emmhhggg… sayang Pappaahh... biarin mengandung anak Papaah", manjanya.

Aku mengangguk saja sebab aku sangat mencintainya.

"Paahh... oogghh... emmgghh... Ritaa mauuu... keluaarrr... oomhh."

"Papahh.. jugaa... sayanggg.... ", jawabku sambil telentang lagi sedangkan Rita tetap nongkrong berada di atas badanku dan vagina serta pantatnya naik turun semakin cepat melumat habis batang penisku.

"Paahh... Mamahh... oooghh... sssakittt, oooggghh... tapiii.. ennaakk", ketika kubalikkan badannya dan kutancapkan penisku dari belakang.

Kugenjot terus penisku keluar masuk lubang kemaluannya sambil kuremas-remas pinggulnya yang mulus dan montok seperti gitar itu, Rita semakin merintih, aku juga semakin tersengal-sengal menahan nafasku dan penisku yang semakin liar. Waktu sudah berjalan sekitar 50 menit sejak kami masuk kamar. Kuat juga pikirku, mungkin berkat latihan yogaku yang cukup teratur, sehingga bisa menahan emosi dan cukup nafas. Aku memang rada jago juga dalam bermain asmara di ranjang.

"Terruusss.. . Paahh... eemmhh... ogghh... Paahh... Paahh, ggghh... Mamahh maaooo keluaarr... oogghh... bareng Paahh."

Kucabut dulu penisku dan Rita kuminta untuk telentang kembali dan lantas kutindih lagi sebab aku ingin menatap dan menciumi wajah kekasihku ketika kami sama-sama ejakulasi. Kutancapkan kembali penisku ke vaginanya yang terlihat semakin memerah, kujilati dulu lendir-lendir di kemaluannya sampai lumat dan kutelan dengan nikmat. Dia menggeliat.

"Cepat dong masukan lagi penisnya Pah!"

Dan bbbleess… oh nikmat sekali rasanya vagina perawanku tercinta ini. Aku seperti di awang-awang, saling mencintai dan dicintai. Kugoyang terus pantatku semakin lama semakin kencang dan penisku keluar masuk vaginanya dengan gagah, Rita terus melenguh kenikmatan sambil tangannya memilin-milin puting susuku semakin membawa nikmat. Rita semakin menggila goyangannya mengimbangi keluar masuk penisku ke vaginanya, penisku terasa disedot-sedot dan dijepit dengan daging lunak yang ngepres sekali. Keringat kami semakin bercucuran dan semakin membangkitkan gairah cinta, kemudian tiba pada puncak gairah cinta dan surga dunia kami yang paling indah, paling berkesan sekali disaksikan laut kidul, dan kami berdua serempak berteriak dan mengejang.

"Paahh... Maahh... oogghh... mauuu keluuuarrr... ogghh... baarrrreeengg... yuuu..., oooghh... sayaang."

Kami sama-sama mengejang, mengerang, merengkuh apa pun yang bisa direngkuh, sebuah klimaks dua manusia yang saling mencintai dan baru dipertemukan, meskipun sudah agak telat karena aku sudah berkeluarga.

Ngentot Cewek Amoy : Cerita Seru... klimaks.... dan aku merasakan kejutan dari lubang memeknya seperti empot ayam..... sssshhhhhh.... aaahhhhhh...... ... Darah Perawan Calon Sekretaris - Cerita Panas Mar 18 ... Hadiah Ngentot 2 Memek Chinese - Cerita Dewasa Feb 16 ...misc.feedfury.com/.../29472826-ngentot-cewek-amoy-cerita-seru.html -Memek cewek cantik - Rapidshare Suche Download Sekretaris Cantik rar ( 5M ). http://rapidshare.com/files/. ... Download Cewek Garut Empot Empot Ayam rar ( 5M ) ... Download Cewek Jilbab Jago Ngentot rar ( 5M ) ... Download Memek Siti Memang Rapet rar ( 12M ) ...de.rapidmore.com/rapidshare.php?q=memek+cewek...p... - Mengontrol Ayam Bisa Hidup Tanpa Kepala? April 1, 2009, 10:08 pm ... Sekretaris Direksi. April 5, 2009, 2:09 am ... Video Bokep 3gp di entot dari belakang dan crot di dalam memek ... Doggy, Doggy Style, Empot, Film, Gambar, Gaya, Jadian, Kondom, Kontol, Lawan, Memek, Memperbesar, Mengontrol, Menikmati, Ngentot, Ngewe, Orgasme ...blogmad.net/b/s-mengontrol/ - Cerita Seru asik: Mahasiswi merintih menahan nikmat saat disetubuhi menyelinap masuk .... kepala si Dessy sekretaris Maria ! .... lubang memek mahasiswi telanjang, photo gadis bugil & 3gp gadis ngentot gratis maria eva ngentot. bandung telanjang ... Gadis Foto Model cewek gambar ngewek cewek Search for basah memek ayam 17 .... empotan dan goyangan siska membuat maniku menyembu. ...ceritaseruasik.blogspot.com/.../mahasiswi-merintih-menahan-nikmat-saat.html - kUMPULAN BINTANG: 2009 Jun 27 Dan Aku menjadi sekertaris. Bosku baik. Ia sudah menikah. Kurasakan orangnya lembut. .... Memek Dasyat ayam Kampus - Berbagi Bokep Gratis ! ...kumpulanbintang.blogspot.com/2009_06_27_archive.html Cerita di balik kelambu Bagaimana rasanya di jilat memek sampai orgasme, bagaimana rasanya ... Dari Yena, sekretaris Ibu Mila aku tahu, bahwa hari ini Ibu Mila tidak masuk kantor karena kurang enak badan. ... Nggak mungkinlah, aku bisa kuat ngentot berjam jam. ..... Tentang vagina Bu Tari, mungkin itu yang disebut vagina empot ayam. ...kelambu.wordpress.com/ Neeshya's Site - EROTIC STORY COLLECTION 3 Bu Diah orgasme lagi, tapi pantatnya terus berputar dan empot-empotnya enggak ...... lubang memeknya seperti empot ayam..... sssshhhhhh.... aaahhhhhh...... ...neeshya.multiply.com/journal/item/3

Nikmatnya bercinta ngentot dengan dua cewek kembar bugil

Tidak berbeda dengan Dea, Iis juga berkulit putih bersih. Hanya tubuhnya sedikit lebih tinggi. Tapi wajahnya memang mirip Dea, bak pinang dibelah dua. Dan ketika Iis telah telanjang bulat, maka sama seksinya dengan Dea. Buahdadanya padat berisi dengan puting susu yang kecoklatan, pinggangnya ramping, pinggulnya montok dengan bulu jembut dipangkal pahanya hitam lebat dan keriting.

Adi menelan ludah, tidak terbayangkan sebelumnya harus bercinta dengan dua perempuan kembar sekaligus.
Iis ternyata lebih agresif dari Dea. Didekatinya Adi dan langsung mengulum bibir pemuda itu dengan bernafsu membuat Adi sedikit gelagapan dan mencoba mengimbangi. Maka keduanya terlibat dalam cumbuaan yang bergelora disaksikan Dea yang masih tertegun.

Pengalaman hari ini benar-benar luar biasa bagi Dea. Pertama kali ia tidur dengan lelaki lain yang bukan suaminya dan mendapatkan kenikmatan yang menggetarkan. Sekarang ia menyaksikan saudara kembarnya sedang bergelut mesra dengan Adi. Baru pertama itu dia menyaksikan perempuan dan lelaki bercinta, didepan matanya pula.

Tanpa sadar ia menyimak semua perbuatan mereka dengan gairah yang perlahan bangkit. Iis memang lebih punya pengalaman dengan lelaki. Ia telah kawin cerai dua kali. Sedangkan tidur atau selingkuh dengan lelaki lain entah sudah berapa banyak. Karena itu Iis lebih aktif dan tahu bagaimana mencumbui lelaki dan memberikan rangsangan bagi pasangannya dan dirinya.

Kini mulutnya mulai merambahi dada Adi yang telah terlentang pasrah, sementara tangannya telah meremasi batang kontol besar yang telah tegang itu. Jilatan lidahnya didada Adi memberikan rangsangan yang nikmat bagi pemuda itu. apalagi ketika mulutnya semakin turun kebawah , keperutnya terus kepangkal pahanya.

Adi merem-melek keenakan ketika batang kontolnya mulai dijilati mulut Iis dengan penuh nafsu. Kuluman dan jilatan mulut Iis memang jauh lebih pintar dari Dea yang masih amatiran. Apalagi ketika Iis mengajak Dea untuk ikut nimbrung menjilati batang kontol yang semakin tegang mengeras itu.

Dengan patuh Dea, yang juga telah dilanda nafsu, mengikuti ajakan Iis. Maka batang kontol itu kini dikerubuti oleh jilatan dan kuluman mulut dua perempuan kembar. Iis seperti mengajari Dea bagaimana caranya memperlakukan kemaluan lelaki. Karena sehabis ia melakukan gerakan tertentu dengan mulutnya, disuruhnya Dea melakukan hal yang sama. Sehingga batang kontol Adi secara bergantian dikulum, dijilat dan dihisap oleh mulut kedua perempuan kembar itu. Adi benar-benar merasakan kenikmatan diperlakukan seperti itu, tubuhnya bergetar menahan rangsangan yang sedang melandanya.

Sementara itu Adi juga tidak tinggal diam. Kedua tangannya juga mulai merambahi pinggul kedua perempuan itu yang menungging. Tangannya merambahi belahan kemaluan si kembar yang juga telah merekah. Dengan jemarinya dirabai bibir kemaluan diantara lembah berbulu lebat itu. Jari tengahnya disusupkan kedalam lubang memek yang basah setelah sebelumnya mengelitiki kelentit yang membuat kedua perempuan itu mengelinjang geli.

“Ayo den terus, enak ah!” desis Iis keenakan.

Ketiganya terus saling merangsangi pasangannya hingga akhirnya Iis menghentikan kulumannya dan bangkit. Rupanya ia telah sangat bernafsu untuk menuntaskan birahinya. Langsung saja diatur posisinya sambil berjongkok mengangkangi batang kontol yang tegang dan masih dipegang Dea.

“Oyo De arahkan” pintanya

Diturunkan pinggulnya dan Dea dengan patuh mengarahkan batang kontol Adi yang dipegangnya kelubang memek Iis yang merekah basah.
Iis segera menekan pinggulnya ketika kepala kontol itu telah tepat didepan lubang memeknya, sehingga dengan lancar batang kontol itu terhujam masuk kedalam lubang kenikmatannya.

“Duh bapa !” desisnya merasakan nikmat ketika batang kontol yang besar dan keras itu mengelorosor masuk kedalam lubang memeknya yang telah gatal-gatal nikmat.

Adi juga merasakan kenikmatan yang sama dan semakin nikmat ketika Iis mulai mengerakkan pinggulnya turun naik dengan berirama. Adi mulai bisa merasakan bahwa goyangan Iis memang lebih pintar tapi lubang memek Iis terasa lebih longgar dibandingkan punya Dea. Mungkin karena Iis telah tidur dengan banyak lelaki sehingga lubangnya terasa lebih besar.

Tidak demikian dengan Iis hujaman batang kontol Adi dirasakan cukup besar dan keras sehingga mendatangkan kenikmatan yang sangat.
Tubuh Iis menghentak-hentak bagaikan penunggang kuda liar. Ditariknya Dea yang bengong agar menempatkan selangkangannya diatas mulut Adi untuk dijilati.

Maka kembali ketiganya terlibat dalam pertandingan yang seru dan nikmat. Adi sambil celantang menikmati batang kontolnya yang keluar masuk memek Iis sambil mulutnya mulai menjilati lubang memek Dea yang setengah berjongkok dengan kedua paha yang mengangkang. Sementara mulut Dea ikut pula melumati puting buah dada Iis yang montok.

Hujaman kontol Adi di lubang memeknya dirasakan sangat nikmat oleh Iis, entah karena sudah cukup lama tidak melakukan senggama atau memang karena kontol itu panjang dan besar. Sehingga makin lama gerakan dan goyangan pinggul Iis makin menggila karena dirasakan puncak syahwatnya semakin dekat. Akhirnya dengan gerakan yang menghentak ditekannya pinggulnya kebawah sehingga batang kontol itu menghujam sedalam-dalamnya kedalam lubang memeknya.

“Duhh…!….ahhhh!” pekiknya panjang ketika dirasakan sesuatu berdesir didalam lubang memeknya dan mendatangkan kenikmatan yang luar biasa.
Tubuhnya terasa lunglai dan ambruk mendekap tubuh Dea yang masih menjilati buah dadanya.

“Aduh De enaknya..” desisnya.
“Sudah keluar Is?” tanya Dea yang dijawab Iis dengan anggukkan.
“”Ayo atuh gantian, Dede juga sudah mau lagi” kata Dea tidak malu-malu lagi.

Iis sebenarnya masih mau melanjutkan gerakannya karena dirasakan batang kontol Adi yang masih terhujam di lubang memeknya masih terasa mengacung.

“Silakan” kata Iis sambil bangkit dan terlepaslah pertautan kemaluan mereka.

Memang batang kontol Adi masih keras mengacung. Rupanya kondisi Adi masih fit biarpun telah bertempur dengan dua perempuan. Kini ia ingin cari posisi lain, disuruhnya Dea menungging dan disodok dari belakang.
Pinggul Dea yang putih mulus dan montok mendongak keatas dengan belahan jembutnya yang berbulu lebat mengintip diantara pangkal pahanya. Adi menelan ludah melihat pemandangan itu. Sambil mengelus-elus batang kontolnya didekati pinggul perempuan itu yang sudah menunggu. Diarahkan batang kontolnya kebelahan yang terjepit diantara paha yang juga putih mulus.

Dengan dorongan lembut dimasukan batang kontolnya kedalam lubang memek itu. terasa sempit karena dengan posisi itu lubang memek itu terjepit kedua paha.

“Ah….!” Desis Dea ketika dirasakan batang kontol yang besar dan tegang menyelusup kedalam lubang memeknya.
Dengan memegang pinggul gadis itu perlahan digerakkan pinggulnya sehingga batang kontolnya mundur maju dibalam lubang memek yang masih terasa sempit itu. Dea menggigit bibirnya merasakan nikmat demikian juga dengan Adi, gesekan batang kontolnya didalam lubang memek itu mendatang sensasi yang luar biasa.

Adi mengerakkan pinggulnya semakin cepat dan berirama. Tubuh Dea ikut terguncang-guncang mengikuti gerakan itu.

“Ah …Den, terussss Den” desis Dea semakin bernafsu.

Sementara itu Iis juga mulai bernafsu lagi menyaksikan adegan yang tengah berlangsung, dengan perlahan ditempatkan tubuhnya dibawah tubuh Dea dengan kepalanya berada diantara paha Dea sedangkan pangkal pahanya yang mengangkang dibawah muka Dea untuk dijilati.

Tangan Iis merabai selangkangan Adi dan mengusap-usap biji pelernya serta merabai bibir kemaluan Dea yang sedang di hujami batang kontol Adi. Sementara Dea telah pula menjilati selangkangan Iis terutama bibir memeknya yang ditutupi rimbunan bulu jembut.

Kembali ketiganya bertarung mancari kenikmatan. Adi berpikir berarti sehabis Dea, dia harus melayani Iis yang sudah mulai birahi lagi. Gila, pikirnya. Tapi ia yakin sanggup mengatasinya. Memang semangat mudanya membuatnya semakin penuh keyakinan untuk melakukannya. Maka goyangannya semakin cepat saja.

Dan Dea juga merasakan semakin nikmat, apalagi kelentitnya yang dirabai Iis membuatnya semakin naik birahi. Hingga akhirnya sesuatu mendesir didalam kemaluannya.

“Ah……uhh….ahhh!” pekiknya kesetanan merasakan orgasme yang kesekian kali di pagi ini. Adi tahu Dea sudah klimaks tapi dirinya belum merasakan.
“Gantian De, memekku sudah gatel lagi” pinta Iis. Dea faham dan Adi mencabut batang kontolnya.

“Ayo Den, tuntaskan “ pinta Iis masih terbaring dengan kedua kaki mengangkang. Adi segera mengatur posisi diatasnya dan langsung menghujamkan batang kontolnya ke lubang memek Iis yang telah menganga.

“Ahh ..!” desisinya sambil mendekap tubuh Adi erat.
Kembali keduanya berpacu penggapai nikmat masing-masing. Adi dengan hentakan-hentakan keras mengerakkan pinggulnya maju mundur menghujamankan batang kontolnya kedalam liang memek Iis.

“Ayo den, tancap terus.” Desah Iis menikmati hujaman Adi yang secara perlahan merasakan bahwa batang kontolnya semakin keras dan sensitif.

Demikin juga dengan Iis, lubang memeknya semakin licin dan nikmat. Nampaknya keduanya akan segera mencapai puncak. Mereka berpacu semakin binal dan liar. Keduanya ingin menuntaskan permainan dengan kenikmatan yang setinggi-tingginya.

Hingga akhirnya Iis mendekap keras tubuh Adi sambil melenguh kenikmatan dan bersamaan dengan itu Adi juga mengerang.

“….!…..!….!”
“Ahhhh….ahhh!” desis Adi
“Duh bapa, enak sekali” desis Iis hampir bersamaan.
Tubuh keduanya meregang tapi berdekapan erat. Keringat bercucuran dan bersatu. Tuntas sudah pertempuran segi tiga di pagi itu.

Cewek Ngentot Dan Bugil: Dua Gadis Cantik Suka Ama Kontol Koleksi G #2 Download Video 3GP artis ngentot bugil - cewek cantik, ... ngentot smp bugil cewek ... Description/Tag :cewek cantik, bugil, Dua Gadis Cantik Suka Ama Kontol ... Gadis Cantik dan Manis Bugil · Cewek Kembar Suka NGentot ...cewek-hot-abiz.blogspot.com/.../dua-gadis-cantik-suka-ama-kontol.html -
17Tahun 1, Cerita Dewasa 17Tahun, Foto Cewek Bugil Telanjang ...Video Bugil 3gp – Ratih Ngentot di Toilet. Adalah seorang gadis belia yang masih menginjak di ... Hahahahhaha… dia punya anak dua, kembar, Sisti dan Siska. ...17tahun1.com/ Cerita Dewasa Pertempuran Di Ranjang Melawan 2 Cewek Kembar Cerita Seru Ngentot dengan Ibu Pemilik Rumah Sewa. Pertempuran di Ranjang Melawan 2 Cewek Kembar ... ... Cerita Seks Panas Untuk Dewasa di Indonesia cerita ...indotopsite.com/.../cerita+dewasa+pertempuran+di+ranjang+melawan+2+cewek+kembar -
Ngentot Memek Bugil Cewek Bugil Suka Ngentot seo testBugil Telanjang Abg Cantik Kembar Suka Bugil Cewek indonesia. Ngentot memek cantik ABG SMU cari Belahan jiwa Bahara, you're 18, hot. blog ini menyajikan ...seotest.info/.../ngentot+memek+bugil+cewek+bugil+suka+ngentot Korean Models Bugil Telanjang Abg Ngentot Memek Foto Cewek Bugil ...Ngentot dua Memek Cewek Lesbian Indonesia. ngentotmemek.com - Cerita Ngentot ... sexy kembar srikandi and model indonesia Foto Bugil Artis aNd Cewek - Gadis ...spotiklan.net/.../korean+models+bugil+telanjang+abg+ngentot+memek+foto+cewek+bugil -
Bugil Telanjang Abg Cantik Kembar Suka Bugil Cewek indonesia
Cewek bugil, ngentot, party bersama di pantai, bugil dalam kolam, ... ini "Abg Cantik Kembar Suka Bugil" tidak akan pernah hilang dari blog mesum ini. ...cewekindone.blogspot.com/.../abg-cantik-kembar-suka-bugil.html
Memek Gadis Idaman: Toket kembar: Free Mobile Theme Download ...video bokep cewek bugil memek ngentot di kamar hotel - [image: siswi ... Tiga kembar tikus - Suatu petang di rumah konkrit milik seorang jutawan bergelar ...mobiletheme.org/.../Memek+Gadis+Idaman:+Toket+kembar
Foto Bugil Cewek Indonesia Ngentot Pertama Dengan Si Kembar ...Information about Foto bugil cewek indonesia Ngentot Pertama Dengan Si Kembar ... kemejanya dan meremas ke dua gunung kembarnya yang masih terbalut BH. ...www.beritaharian.biz/.../Foto+bugil+cewek+indonesia+Ngentot+Pertama+Dengan+Si+Kembar+... -

Gambar bugil cewek cantik ngentot seru

Dea perempuan berusia dua puluhan tahun, berwajah sangat lumayan dengan kulitnya yang kuning langsat dan tubuhnya yang padat berisi, terlihat dibalik kebaya yang dipakainya. Dea bukanlah pembantu, tugas utamanya hanya menemani sambil menunggui rumah ketika bibinya yang janda berdagang dipasar. Ia masih kerabat jauh dari bibinya, sedangkan suaminya sedang bekerja di Arab Saudi.

Kini sambil tengkurap dilantai beralaskan kasur tipis dengan hanya mengenakan kaus singlet dan kain sarung, Adi sedang menikmati pijatan Dea. Jemari tangan perempuan mulai memijati betisnya yang kaku. Pijatannya lembut tapi cukup bertenaga.

“Pijatan kamu enak, belajar dimana ?” tanya Adi membuka pembicaraan
“Ah, tidak belajar dari mana-mana, bisa sendiri” jawab Dea dengan logat Sunda yang kental.
“Oh begitu” kata Adi sambil terus merasakan pijatan
“Sudah lama ikut Bi Karta?” tanyanya lagi
“Sudah sekitar tujuh bulan” jawab Dea “sejak Kang Sudin suami saya kerja ke Arab Saudi”
“ Sudah lama juga ya” timpal Adi “ Kang Sudin suka pulang ?”
“Belum pernah, habis dikontraknya satu tahun sih. Jadi satu tahun baru boleh pulang” jelas Dea.
“Waduh lama juga ya. Apa ngga kesepian ?” tanya Adi memancing
“Yah, gimana lagi. Namanya juga cari rejeki” jawab Dea yang jemarinya mulai memijati paha Adi.

Dipijatinya paha itu mulai dari belakang lutut terus keatas menyusup kebalik kain sarung yang dipakai Adi. Dea agak jengah ketika tangannya menyusup hingga pinggul Adi dan menyadari pemuda itu tidak pakai celana dalam. Mukanya agak memerah tetapi tetap diteruskan pijatannya.

Bahkan sambil merenggangkan kedua paha Adi, tangannya menyusuri pijatan hingga mendekati pangkal paha. Dan karena licin oleh minyak, jemarinya nyelonong hingga menyentuh biji peler Adi.

“Aduh jangan disodok dong !” seru Adi pura-pura kaget.
“Aduh maaf, licin sih” ucapnya menahan malu. “Habis aden tidak pakai celana sih”
“Eh maaf, saya pikir biar semuanya kepijat” jawab Adi nakal.

Akhirnya setelah bagian paha Dea pindah kebagian pinggang dan Adi membuka kaus singletnya ketika pijatan itu terus kepunggung dan pundaknya.
Pijatan Dea memang terasa enak buat Adi atau karena yang memijatnya perempuan. Tapi yang terang selusuran jemari berminyak disekujur badannya telah membuat Adi merem-melek bersensasi, hingga tanpa sadar secara perlahan batang kontolnya menegang. Hal ini yang membuatnya gelagapan ketika Dea menyuruhnya terlentang untuk dipijat bagian depan.

“Eh bagian depannya juga ya?” tanyanya gugup.
“Iya, biar sekalian” jawab Dea terdengan merdu di telingan Adi.

Dengan perlahan diputar tubuhnya celentang, sementara tangannya sibuk membereskan kain sarungnya agar acungan batang kontolnya tidak terlihat.
Sebenarnya Dea tahu apa yang terjadi, tapi ia pura-pura tak melihat dan sambil tersenyum kecil meneruskan pijatannya mulai dari kaki lagi.

Sambil berbaring Adi berusaha bersikap tenang dan menikmati pijitan Dea sambil menatapi wajah Dea yang menunduk.Wajah Dea cukup menarik, rambutnya yang panjang digelung kebelakang, hidungnya bangir, bibirnya yang merah alami dengan bulu-bulu hitam halus diatasmya, mengingatkan Adi pada penyanyi dangdut Iis Dahliah. Demikian juga dengan tangannya berbulu halus.

Dan sesuatu yang menyembul dibalik baju kebayanya membuat Adi semakin naik spaning. Baju kebaya dengan belahan yang cukup rendah telah menampilkan juga belahan buahdada Dea yang putih. Ditambah dengan posisi Dea yang berlutut dan membungkuk, hingga belahan itu semakin mencuat. Apalagi kedua tangannya yang sedang memijat menekan buahdadanya dari samping sehingga gunung kembar yang padat berisi itu makin membusung.

Adi menelan ludah melihat itu sehingga membuat batang kontolnya semakin tegang, dan dengan malu-malu diberesi kain sarungnya agar menyamarkan tonjolan yang terjadi. Adi semakin gelisah ketika tangan Dea mulai merambahi pahanya. Disamping semakin jelasnya pemandangan pada buahdada itu, juga karena pijatan jemari Dea semakin mendekati pangkal pahanya.

Dea juga telah melihat perubahan itu sejak tadi. Perlahan hasratnya sebagai perempuan yang ditinggal lama oleh suami, bangkit. Tapi ada keraguan di dirinya, antara hasrat yang mulai menggelora dan kesetiaan kepada suami. Sambil menimbang-nimbang, jemari tangannya terus memijati kedua paha Adi yang kain sarungnya telah tersingkap keatas hingga hanya menutupi pangkal pahanya.

Adi pemuda delapan belas tahun yang masih hijau soal seks. Pengetahuan yang didapatnya cuma dari cerita teman, buku dan VCD porno. Hingga menghadapi situasi itu membuat dirinya grogi. Mau menerkam dia takut Dea berteriak dan menuduhnya mau memperkosa. Dia belum bisa melihat dan membedakan reaksi seorang perempuan.

Akhirnya dia memilih diam dan terus menikmati pijatan Dea yang kini makin keatas menyusup kebalik kain sarungnya. Jemari Dea memijiti pinggul dikiri kanan pangkal paha Adi. Hal mana membuat Adi semakin blingsatan apalagi secara sengaja atau tidak jemari Dea sesekali menyentuh bulu-bulu jembutnya.

“ Manuknya bangun ya?” tanya Dea akhirnya sambil tertawa kecil menyadari ‘burung’ diselangkangan pemuda itu semakin mengacung.

Hasratnya rupanya telah mengalahkan kesetiaan. Tapi seperti juga Adi, Dea masih ragu-ragu terhadap reaksi pemuda itu.

“Ehh..iya” jawab Adi gelagapan “ Habis pijitan kamu enak sekali sih”
“Ah masa, tapi itu artinya aden normal” kata Dea menimpali
“Eceu ngga apa-apa, ngga tersinggung ?” tanya Adi
“Ah nggak apa-apa, saya pan sudah biasa lihat punya suami” jawab Dea makin berani.
“Oh iya” kata Adi juga semakin berani.
“Ngomong-ngomong bagus mana punya saya sama punya Kang Sudin ?” tanyanya lagi.
“Ah mana saya tahu, sayakan belum pernah lihat punya aden” jawab Dea memancing.
“ Kalau mau lihat, ya dibuka saja” kata Adi sambil menyibakkan kain sarungnya hingga mencuatlah batang kontol yang telah sepenuhnya ngaceng.

Dea sedikit terkejut tapi dilihat juga batang kontol yang sudah tegang itu.

“ Bagaimana ?” tanya Adi bernafsu.
“ Eeee….nggg…. sama saja bagusnya. Cuma punya aden lebih besar dan panjang” jawab Dea sambil tertawa kecil dan tak sadar jemarinya yang memang berada disekitar pangkal paha itu mulai membelai bulu-bulu jembut keriting yang mulai tumbuh subur.

“ Kata orang, perempuan lebih suka burung yang gede” pancing Adi berani.
“Ah, kata siapa “ jawab Dea tersipu sambil matanya tetap menatap batang kontol pemuda itu yang mengangguk-angguk, sementara itu jemarinya masih membelai bulu jembut menghitam dan nafasnya mulai memburu. Heran juga dia, masih bocah tapi burung nya sudah sebesar itu.

Memang batang kontol Adi lebih besar dan panjang dari kepunyaan Sudin suaminya. Dan Dea juga telah mendengar dari Iis sudaranya, semakin besar batang kontol lelaki semakin nikmat hujamannya dirasakan oleh memek perempuan.

“ Ya kata orang, saya juga belum tahu” jawab Adi
“ Belum tahu. Memang aden belum pernah melakukan ?” tanya Dea antusias.
“ Belum, sayakan masih perjaka ting-ting nih. Ajarin dong” kata Adi semakin berani.
“ Ah aden bisa saja, diajarkan apa sih ?” tanya Dea pura-pura bodoh.
“ Diajarin bagaimana melakukannya “ kata Adi yang tangannya sudah memegang tangan Dea dan mendorongnya agar menyentuh batang kontolnya.

Dan Dea menuruti dengan membelai perlahan otot tegang itu.
“ Benar aden belum pernah?” tanya lagi.
“ Berani sumpah,” kata Adi meyakinkan “ melihat perempuan telanjang saja saya belum pernah”

Dea semakin tergerak, jemarinya semakin berani meremasi batang kontol Adi, yang membuat pemuda itu semakin bernafsu. Demikian juga dengan Adi, tangannya mulai berani merabai buahdada Dea dan meremasnya. Dea mengelinjang menikmati remasan itu. Telah lama ia tidak menikmati sentuhan lelaki.

Dan Adi semakin berani, jemarinya mulai membuka satu-persatu peniti di baju kebaya Dea yang telah pasrah. Mata Adi berbinar ketika peniti itu telah lepas semua dan buah dada ranum yang masih terbungkus oleh BH semakin menonjol keluar.

Segera saja ia bangkit duduk dan memegang pundak Dea yang juga bersimpuh pasrah. Dipandanginya seputar belahan putih mulus yang juga ditumbuhi bulu-bulu halus, kontras dengan kulitnya yang putih. Diusap-usapnya belahan dada itu perlahan yang membuat Dea semakin bergetar dan tangan Adi terus naik keleher hingga kedagu.
Diangkatnya dagu itu hingga muka Dea menengadah. Matanya terlihat pasrah namun menyimpan hasrat yang mengelora. Bibirnya merekah basah, mengundang untuk dikecup. Maka diciumnya bibir merah merekah itu dengan bernafsu.

Dea pun menyambut ciuman itu dengan hangat, sementara tangannya makin keras meremasi batang kontol Adi. Dan tangan Adi juga tidak tinggal diam, setelah membuka baju kebaya Dea, segera saja tangannya membuka kancing BH yang membungkus buahdada yang montok itu. Maka mencuatlah sepasang gunung montok yang sedari tadi menarik minat Adi.

Dea secara refleks semakin meremas dan mengocok batang kontol Adi ketika pemuda itu dengan bernafsu meremasi buahdadanya yang telah terbuka. Sementara itu ciuman mereka semakin bernafsu. Meski belum pernah bercinta dengan perempuan tapi soal ciuman dan rabaan, Adi cukup pengalaman. Hanya sebatas itulah yang dapat dilakukan bersama pacarnya, Dewi.

Adi mengeluarkan semua jurus menciumnya, lidahnya menjulur menjelajah kedalam mulut Dea. Demikian juga dengan Dea, berusaha mengimbangi dengan kemampuan yang dimiliki. Melihat kemampuan pemuda itu, Dea ragu akan pengakuannya belum pernah bercinta dengan perempuan. Namun nafsu yang kian menggebu menghapus semua keraguannya, yang penting hasratnya harus tertuntaskan.

Setelah puas menciumi mulut Dea, perlahan mulutnya mulai menyusuri leher perempuan itu terus kebawah ke belahan dadanya yang ranum. Dea mendesah ketika ujung lidah Adi mulai menjilati seputar buahdadanya yang ranum, terus keputingnya yang semakin mengeras dan menghisapnya seperti bayi.

“ Ahh.. den, gelii.. “ rintih Dea.

Adi dengan bernafsu terus meremasi dan menghisap buahdada ranum yang itu. Dikeluarkan semua jurus bercinta yang dia ingat, untuk memuaskan hasratnya yang kian menggebu. Baru pertama kali itulah ia menciumi buahdada wanita secara utuh. Dengan Dewi pacarnya hanya sebatas meraba dan meremas, itu pun masih berpakaian.

Buahdada Dea yang padat berisi memang sangat menarik hasrat lelaki. Bentuknya padat berisi, tidak terlalu besar tapi montok. Ditambahi dengan bulu-bulu halus disekitarnya menambah daya tarik alias semakin nafsuin. Demikian juga dengan Adi dengan tidak puas-puasnya mulut dan tangannya secara bergantian meremasi dan melumati sepasang gunung montok nan lembut.

Dea dengan penuh gairah menikmati semua sentuhan itu. Dan Adi yang batang kontolnya terus dirangsang remasan tangan Dea, secara perlahan nafsunya semakin tinggi. Kocokan dan remasan itu dirasakan semakin nikmat sehingga batang kontolnya semakin tegang dan sensitif.

Seketika Adi bangkit berlutut dan melepaskan kulumannya dari buahdada Dea. Batang kontolnya yang telah sepenuhnya tegang itu ditempelkan diantara buah dada Dea yang montok dan digesek-gesekkan turun-naik . Dea mula-mula bingung, tapi kemudian mengimbangi dengan menekan kedua buahdadanya hingga batang kontol itu terjepit diantaranya.

Hal ini semakin menambah kenikmatan bagi Adi yang semakin giat mengesekkan batang kontolnya. Demikian juga dengan Dea yang baru pertama melakukan posisi itu, dirasakan ada sensasi lain batang kontol lelaki mengesek-gesek diantara belahan dadanya. Sementara itu Adi juga merasakan sensasi yang sama, sehingga tidak beberapa lama kemudian Adi merasa bahwa ia akan segera orgasme, maka dipercepat kocokannya dan tanpa bisa dicegah muncratlah cairan hangat dari lubang kontolnya yang masih terjepit diantara buahdada Dea.

“Ahc…!” rintih Adi sambil melepaskan hasratnya.
“….! ..…! ……!”

Sesaat Adi merasa persendiannya meregang oleh perasaan nikmat yang beberapa detik dirasakan.
Dea terkejut tidak menyadari pemuda itu telah orgasme. Dea baru sadar ketika dadanya yang menjepit batang kontol itu dilumuri cairan hangat yang sebagian lagi memerciki leher dan dagunya.

“Hi hi.. sudah keluar ya den ? “ kata Dea terkikik melihat batang kontol pemuda itu menumpahkan lahar panasnya diantara jepitan buahdadanya.

Tapi jepitan buahdadanya pada batang kontol itu tidak dilepaskan, Dea juga merasakan nikmat ketika seputar dadanya terasa hangat oleh percikan cairan putih kental yang dikeluarkan kontol pemuda itu

“Habis jepitan kamu enak sekali” jawab Adi menutupi rasa malunya.

Sebenarnya posisi itu dilakukan reflek saja ketika dirasakan mendekati orgasme. Dia tiba-tiba teringat film porno yang pernah ditonton dan ingin mempraktekkannya, dengan hasil nikmat yang luar biasa.

Keduanya kemudian terduduk. Dea sibuk membersihkan lumuran sperma didadanya dengan melap pada kainnya yang sudah terlanjur terkena. Nafasnya masih memburu. Sementara Adi masih mengatur nafasnya sambil membersihkan batang kontolnya yang masih separuh tegang. Nampak keduanya masih bernafsu untuk meneruskan ronde selanjutnya.

Terutama Dea, yang nafsunya belum terlampiaskan, yang lalu bangkit berdiri dan segera membuka kainnya sambil mengeraikan rambutnya yang panjang. Adi penatap perempuan itu yang cuma memakai celana dalam. Tubuh telanjang Dea memang semakin terlihat menggairahkan.

Postur tubuhnya sedang saja dengan kulit putih khas gadis Sunda. Lekukan-lekukan ditubuhnya itulah yang membuat birahi lelaki langsung “konak”. Buahdadanya menggantung padat berisi dengan puting kemerahan dikedua puncaknya, serta pinggang yang ramping dan pinggul yang montok.
Kakinya dihiasi paha yang berisi dan betis yang ramping mulus. Semuanya, meski Dea gadis desa, terkesan terawat.
Apalagi ketika Dea membuka celana dalamnya, semakin jelasnya keseksian perempuan itu. Terpampanglah dengan jelas pangkal paha dengan bulu jembut menghitam lebat, kontras dengan kulitnya yang putih. Bulu jembut itu tidak hanya tumbuh diseputar pangkal pahanya tapi merebak tipis keatas hingga kesekitar pusarnya.

Adi menelan ludah, perlahan batang kontolnya mulai bangkit. Hal itu memang yang dimaksud Dea untuk segera menaikkan nafsu pemuda itu.

“Tubuh kamu bagus betul, mengairahkan” kata Adi sambil menelan ludah dan segera bangkit berdiri hingga mereka saling berhadapan.

Batang kontol Adi yang telah tegang mengacung bebas yang segera ditangkap tangan Dea dan diremas-remasnya. Demikian juga dengan Adi. Tangannya segera menggerayangi buahdada ranum yang mempesonanya. Sementara tangan yang satunya menyusuri keselangkangan Dea. Dirabanya bulu jembut itu yang lebat dan hitam itu. Dan sesuatu dibaliknya pastilah lebih menggairahkan.
Dea mendesah ketika jemari pemuda itu mulai merambahi bagian-bagian sensitifnya, lalu mereka saling berciuman kembali untuk semakin menaikkan nafsu masing-masing.

“Oh den….., terus den…ah..!” rintih Dea kian bernafsu ketika jemari Adi mulai menyusup keselangkangannya dan menyentuh bibir memeknya yang telah basah.
Dengan ujung jarinya disusupkan kebelahan memek Dea yang telah merenggangkan kedua pahanya.

Kembali Adi ingin mempraktekkan film porno yang pernah ditontonnya. Disuruhnya Dea untuk berbaring terlentang sedangkan ia berada diatasnya. Kepalanya tepat diatas selangkangan Dea dan selangkangannya diatas kepala Dea.
Dea mula-mula bingung. Didepan mukanya batang kontol yang mengacung menggantung tegang seolah mau menghujamnya. Dengan polos batang kontol itu cuma diremas-remas. Tubuh Dea bergetar ketika dirasakan tangan, mulut dan lidah Adi mulai menjelajahi bibir memeknya dengan penuh nafsu.

Memang Adi mulai merambah lembah dipangkal paha wanita itu. Disibakkannya bulu jembut yang melingkari lubang memek diselangkangan Dea. Matanya nanar melihat kemaluan perempuan untuk yang pertama. Belahan itu terlihat lembab dan ketika dengan jemarinya dikuakkan, terlihatlah memek yang putih kemerahan telah basah. Dengan tidak sabar dicium dan dijilatinya belahan itu. Harum.

“Ah…den, geli….” Rintih Dea menikmati sentuhan lidah pada memeknya yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Sudin suaminya dalam bercinta tidak memakai teknik macam-macam, mencium bibir, meraba dada, lalu langsung memasukan batang kontol kedalam memeknya. Dan gayanya itu-itu juga, Sudin diatas, Dea dibawah. Beberapa menit kemudian Sudin keluar tanpa memperdulikan apakah istrinya juga puas. Selama Dea menikah dia belum pernah merasakan dan tahu tentang orgasme.

Karena itu apa yang dilakukan Adi terhadapnya merupakan pengalaman pertama yang sangat menggairahkan. Sekarang bukan Dea yang mengajari Adi tapi sebaliknya Adi yang pegang kendali.

‘Ayo dong De, manukku dihisap” kata Adi ketika dirasakannya Dea hanya memegang dan meremasi kontolnya saja.

Dea tertegun, ia belum pernah melakukannya, tapi keinginan tahunya lebih besar untuk mencoba. Perlahan didekatkan batang kontol dalam genggaman tangannya yang telah tegang itu kemulutnya yang terbuka. Terasa asing ketika kepala kontol yang keras dan kecoklatan itu menyentuh bibirnya.

“ Pakai lidahnya De, jilati” perintah Adi.
Dea menuruti, ujung lidahnya perlahan dijulurkan menyentuh kepala kontol dan mulai menjilati.

“Ah.. ya terus De begitu, nikmat euy!” desah Adi diantara kesibukannya merambah hutan lebat berdanau hangat.
Sentuhan lidah Dea terasa nikmat, tapi Adi ingin yang lebih hot. Maka diturunkan pinggulnya hingga batang kontolnya itu semakin masuk kemulut Dea.
Dea menyambutnya dengan membuka mulutnya lebih lebar hingga kepala kontol yang besar itu masuk semua kedalam mulutnya yang kecil. Digunakan lidahnya untuk mengelitik dan menghisap kepala kontol itu yang membuat Adi menggerinjal kenikmatan.

Dea ternyata cepat belajar. Kini mulut dan lidahnya semakin aktif mengulum dan menjilati batang kontol pemuda itu, meski masih kaku tapi tetap dirasakan Adi nikmatnya luar biasa. Dea juga merasakan sensasi lain dalam melakukannya, mengingatkannya sewaktu mengulum es lilin, disamping juga nikmat yang dirasakan dari jilatan lidah Adi di lubang memeknya.
Mulut mereka terus melakukan tugasnya masing-masing. Keduanya sama-sama belum pengalaman melakukannya, karenanya buat mereka sensasi yang dirasakan sangat luar biasa.

Adi yang berencana hanya dua hari dirumah bibinya bertekad selama mungkin tinggal dirumah bibinya untuk dapat terus bercinta dengan perempuan yang telah membuatnya kepelet. Sepuluh kali sehari juga dia sanggup melakukan. Dia merasa tidak rugi keperjakaannya hilang oleh perempuan ini.

Demikian juga dengan Dea, pengalaman yang tengah dialami kini telah membuatnya mabuk kepayang. Belum pernah selama ini dia merasakan nikmat yang sangat mengebu saat bercinta seperti sekarang. Kulumanan dan jilatannya pada batang kontol dan lubang memeknya yang dijilati mulut pemuda itu membuat seluruh tubuhnya bergetar dialiri setrum kenikmatan yang memabukkan. Hingga gairahnya semakin meninggi dan tanpa disadari orgasme yang belum pernah dirasakan melandanya.

“Aduh gusti..! Achh..!” desahnya parau ketika dirasakan sesuatu didalam memeknya berdesir-desir dan menjalar keseluruh tubuhnya mendatangkan kenikmatan luar biasa yang belum pernah dirasakan. Tiba-tiba tubuh Dea menjadi sangat sensitif mengerinjal kegelian menerima jilatan mulut Adi, hingga ditolaknya tubuh pemuda itu dari atas tubuhnya.

“Hi..hi geli ah!…” desisnya menahan tawa.
Adi bingung menanggapi kelakuan Dea, dia juga sama bodohnya.

“ Eh kenapa sih ?” tanyanya bingung melihat Dea yang berbaring meringkuk mendekapkan kedua tangannya kedada sambil senyum-senyum.
“ Engga tahu ya, perasaan tadi mau pipis tapi cuma terasa keluar didalam dan tiba-tiba kerasa geli semua” jawabnya juga bingung.
“Oh begitu, itu artinya kamu tadi orgasme” kata Adi setelah menganalisa jawaban Dea.
“Orgasme ?, apa itu ?” tanya Dea masih bingung.
“ Itu sama seperti saya tadi keluarin air mani” jawab Adi.
“ Oh begitu, tapi kok ngga keluar keluar airnya ?” tanyanya lagi
“ Itu karena Eceu perempuan, keluarnya didalaem” jawab Adi sekenanya, soalnya dia juga kurang paham masalah itu disamping nafsunya masih tinggi belum terlampiaskan.
“Ayo atuh dilanjutkan, si otong masih ngaceng nih” ajak Adi sambil mengacungkan batang kontolnya yang memang masih tegang.

Dea tersenyum penuh arti langsung berbaring celentang dengan kaki ditekuk dan kedua pahanya mengangkang. Rambutnya yang panjang tergerai di atas kasur. Adi segera pengatur posisi diatas tubuh Dea. Rupanya Adi ingin segera melakukan hubungan sex yang sebenarnya.

Dengan berdebar diarahkan batang kontolnya kelubang memek Dea yang sudah basah. Tubuhnya berdesir ketika kepala kontolnya menyentuh bibir memek yang telah merekah.

“Ahhh..!” desis Dea merasakan nikmat sentuhan dan selusuran kepala kontol Adi yang besar di lubang memeknya yang sempit. Adi perlahan mendorong pinggulnya hingga kepala kontolnya semakin meyelusup kebelahan memek yang telah basah itu.

“Ah..den terus masukin” desis Dea memberi semangat.
Telah beberapa bulan lubang memeknya tidak disinggahi kontol lelaki hingga debaran yang dirasakan seperti pada malam pertama.

Demikian juga dengan Adi, selusuran batang kontolnya pada lubang memek Dea yang lembut mendatangkan sensasi yang selama ini cuma dia angankan lewat mimpi. Dengan kekuatan penuh didorongnya batang kontolnya menerobos lubang kenikmatan yang paling dalam.

“Aduh gusti ! “ teriak Dea tertahan merasakan hujaman batang kontol yang besar dan keras itu kelubang memeknya yang sempit.

Memang batang kontol Adi yang besar cukup seret masuk kedalam lubang memek Dea yang meskipun sudah tidak perawan tapi masih cukup sempit.
Untung cairan didalam lubang memek Dea cukup licin hingga membantu masuknya batang kontol itu lebih dalam.

“Ah..! enak euy!” desis Adi ketika seluruh batang kontolnya telah tertancap di lubang memek Dea yang merasa nyeri sedikit pada lubang memeknya akibat besar dan panjangnya batang kontol itu. Tapi perasaan nyeri itu tak lama hilang ketika perlahan Adi mulai mengerakkan batang kontolnya keluar masuk lubang memeknya.

Dea merintih kenikmatan merasakan gesekan di dalam lubang memeknya, kedua pahanya semakin diregangkan. Demikian juga dengan Adi, gerakan maju mundur batang kontolnya di dalam memek Dea betul-betul mendatangkan kenikmatan yang luar biasa.

Adi merasa semakin bernafsu mengerakkan batang kontolnya yang kian keras dan tegang, hingga mendatangkan rasa nikmat yang selama ini cuma dihayalkan lewat mimpi. Kini secara nyata ia melakukan persetubuhan dengan perempuan yang bukan saja cantik dan bertubuh indah, tapi juga goyangan pinggulnya memberi kenikmatan yang lebih.

Memang Dea yang secara tak sadar berusaha mengimbangi gerakan Adi di atasnya, menggerak-gerakkan pinggulnya bagaikan penari jaipongan. Memutar, kadang menghentak maju. Hal mana membuat Adi semakin syurr.

“Ah ! De, yeah begitu. Enak sekali!” Desis Adi
“Ayo den, goyang terus biar tuntas” Dea juga tidak mau kalah memberi semangat.

Dan mereka semakin hot mengerakkan tubuhnya untuk mencari kenikmatan masing-masing. Mereka tidak memperdulikan lagi keadaan sekelilingnya, dalam pikiran mereka cuma ada bagaimana mencapai kenikmatan setinggi mungkin. Tanpa mereka sadari sepasang mata memperhatikan perbuatan mereka dari balik jendela. Sepasang mata yang berbinar penuh nafsu.

Adi mendekap tubuh Dea dan membalikkan posisi mereka menjadi Adi di bawah dan Dea diatas.

“Ayo De, goyanganya “ pinta Adi agar perempuan itu lebih aktif.

Dan Dea yang berada diatas menjadi lebih leluasa menggerakkan pinggulnya, bukan hanya naik turun tapi juga memutar.

“ Ah !” desis Adi ketika terasa batang kontolnya bagai dipelintir bila Dea memutar pinggulnya seperti orang sedang mengulek.

Tangan Adi tidak tinggal diam, diremasinya buahdada montok yang menggantung itu sehinggamendatangkan rangsangan bagi Dea.
Tubuh Dea menghentak-hentak bagaikan penunggang kuda liar. Belum pernah dia merasa senikmat ini dalam melakukan sanggama. Semua gerakannya dilakukan secara naluri, karena dia belum pernah melakukannya dalam gaya demikian, tapi benar-benar mendatangkan kenikmatan yang sangat.

Demikian juga dengan Adi, pengalaman pertama yang benar-benar tak akan terlupakan.
Mereka terus melakukannya dengan lebih giat. Dea yang berada diatas seolah mengendalikan permainan. Perlahan dia tahu gerakan apa yang mendatangkan nikmat yang lebih buat dirinya dan juga pemuda itu. Gerakan batang kontol yang besar dan keras didalam lubang memeknya telah pula menggesek-gesek kelentitnya, hingga semakin menambah gairahnya.

Perlahan tapi pasti nafsu keduanya semakin tinggi. Adi merasakan batang kontolnya semakin sensitif. Demikian juga dengan Dea yang didalam lubang memeknya semakin berdenyut nikmat, sehingga semakin dipercepat goyangannya.

“ Ayo De, gayang terus sampai tuntas ! “ teriak Adi keenakan dan bersamaan dengan itu batang kontolnya berdenyut-denyut dan tanpa bisa dicegah memuncratkan cairan kenikmatan didalam lubang memek Dea.

“…! …..!…. …!”
“ Ahhh…..ahh !” desis Adi parau merasakan kenikmatan yang luar biasa.
“Ayo den keluarkan semuanya !” teriak Dea yang goyangannya semakin menggila karena merasakan juga nikmat oleh semburan cairan hangat dari kontol Adi didalam liang memeknya. Sehingga tanpa disadari membuatnya mencapai klimaks yang belum pernah dirasakan.

“ Duh Gusti !….. nikmat !” desisnya ketika dirasakan otot-otot didalam lubang memeknya meregang dan terasa berdesir nikmat. Lebih nikmat dari yang dirasakan sebelumnya, karena adanya gesekan batang kontol didalamnya.

Tubuh Dea ambruk menindih tubuh Adi. Tulang-tulangnya terasa mau copot. Nafasnya memburu dengan butiran keringat membasahi sekujur tubuhnya. Adi mendekap tubuh telanjang itu. Nafasnya juga memburu. Mencoba mengingat apa yang barusan dialami, tapi sukar dibayangkan. Sementara kemaluan mereka masih saling bertaut.


Gambar Telanjang Cewek Cantik BerJilbab - Jilbab Sexy Rumah AbiKoleksi foto cewek cantik berjilbab bugil, sexy, telanjang dan menggairahkan. Wanita cantik yang menggairahkan dengan jilbab, sexy berjilbab pasti anda ...rumahabi.info/gambar-telanjang-cewek-cantik-berjilbab-jilbab-sexy.html VIDEO BOKEP DAN FOTO CEWEK TELANJANG BUGIL Cewek Abg Cantik Bugil, Cewek Telanjang, Toket Cewek SMU Mulus, Cewek-Cewek ... Video cewek bugil, Gambar Cewek Cantik Bugil, Abg telanjang, Foto cewek ...cewekkubugil.blogspot.com/ gallery photo model gadis bugil cantik SMU 17 tahun foto cewek ...ngentot gadis bugil smu di mobil. gambar cewek abg telanjang bugil indonesia ... situs ini khusus menampung gambar dan foto cewek cantik dan sexy saja! ...gadishotsex.com/ Cewek Bugil Indonesia, Koleksi Cewek Cantik, Telanjang, Chika ...Welcome to Cewek Idaman. Cewek Bugil Indonesia, Koleksi Cewek Cantik, ... cewek montok Cewek cewk mintok includes gambar cewek bugil and search for gambar ...www.cewekidaman.info/ YouTube - Cewek indonesia gambar telanjang cewek cantik foto bugil cewek asli indonesia gratis,gambar,bugil,cewek,cantik,galeri,gambar, cewek,bugil,c ewek,bugil,cewek,indonesia,bugil,sex,sex ...www.youtube.com/watch?v=gSj27bybAYc -cewek bugil,gambar bugil cewek cantik,foto bugil cewek asli indonesia gratis,galeri gambar cewek bugil,cewek indonesia bugil,cewek bispak. ...www.metacafe.com/tags/gambar_bugil_cewek_cantik/ - gallery photo model gadis bugil cantik SMU 17 tahun foto cewek ...Cewek lesbian kelahiran 20 Juli 1990 berasal dari Tenggarong ini cantik, ... gambar cewek abg telanjang bugil indonesia. Setelah sempat berburu cewek sexy ...hotgirlonly.info/Download Video Bokep 3gp Gratis Gambar dan Foto Cewek Telanjang ...Download Koleksi Video 3gp Bokep Terbaru Gratis dan Koleksi Gambar, Foto Cewek, Abg, Model, Gadis Telanjang, Bogel, Bugil.www.cewekbogel.com/